Berbagi Inspirasi: MEMBANGUN SISTEM MELALUI KARTU KINERJA LITERASI

dibaca normal: 1 menit

Awalnya sederhana saja, saya ingin bisa tahu, mengkontrol, mengembangkan, dan mengevaluasi kegiatan Literasi di Wadas Kelir. Caranya bagaimana, ya?

Entah, dari mana datangnya, saat saya sedang lari pagi-pagi, saya mendapatkan ide: KARTU KINERJA LITERASI.

Wah, lumayan juga, bisa dicoba.

Selepas kerja bakti, saya mengumpulkan relawan untuk menyampaikan gagasan ini. Ternyata ide ini disambut baik oleh relawan. Kartu ini akan menjadi alat untuk memantau kegiatan literasi untuk: anak-anak, relawan, remaja, sampai bunda-bunda PAUD.

Kartu ini berisi dua hal penting: MEMBACA dan MENULIS. Setiap minggu relawan harus mencatat buku atau bacaan apapun yang telah dibacanya secara rutin.

Standar penilaiain setiap minggunya kita buat: nilai A jika membaca 5-7 kali; nilai B jika membaca 3-4 kali; nilai C jika membaca 1-2 kali; sedangkan D jika seminggu tidak membaca sama sekali.

Sedangkan pada kartu MENULIS, setiap minggu harus menulis dengan standar penilaian. Nilai A jika satu minggu menulis 5 dan lebih judul tulisan; nilai B menulis 3-4 judul tulisan; nilai C 1-2 judul tulisan; dan nilai D jika setiap minggu tidak pernah menulis sama sekali.

Setiap Minggu saya akan mengumpulkan KARTU KINERJA LITERASI ini kemudian mengeceknya satu persatu.Semoga dengan cara ini, kegiatan Literasi Wadas Kelir benar-benar menjadi ruh yang sesungguhnya.

Semoga Menginspirasi!

Heru Kurniawan (Dosen Institut Agama Islam Negeri Purwokerto dan Founder Rumah Kreatif Wadas Kelir).

Comments

comments

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *