Penulis: Tania Rahayu
Di balik senyum dan semangat anak-anak yang datang belajar setiap hari di Bimbingan Belajar Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK), ada sosok relawan yang setia membersamai mereka sejak hampir tujuh tahun lalu. Dialah Kak Fifi, relawan yang dengan ketekunan dan kasih sayang telah mendedikasikan waktunya untuk mendampingi ratusan anak agar terus berkembang, baik secara akademik maupun pribadi.

Sejak bergabung pada 2019, Kak Fifi telah membimbing lebih dari 200 siswa dengan pendekatan yang selalu menyesuaikan kebutuhan masing-masing anak. Baginya, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda sehingga proses belajar harus diawali dengan asesmen sederhana untuk mengetahui sejauh mana kemampuan mereka. Dari sana, metode pembelajaran disusun agar sesuai dengan kebutuhan dan target belajar setiap siswa.

Dalam kelas calistung, Kak Fifi membantu anak-anak menguasai kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara bertahap. Sementara untuk mata pelajaran sekolah, ia menjelaskan materi secara rinci berdasarkan buku pelajaran, kemudian menyusun rangkuman serta latihan soal agar siswa lebih mudah memahami materi.
Dedikasi tersebut membuahkan berbagai capaian membanggakan. Dalam bidang akademik sejumlah siswa yang pernah dibimbingnya berhasil mengikuti Olimpiade hingga tingkat provinsi yakni dalam ajang Jenius Science Olympiad, meraih nilai terbaik pada mata pelajaran Tertentu, sebagian anak didiknya kerap termasuk dalam siswa dengan rangking 5 besar.

Meski bukan lulusan pendidikan, Kak Fifi mengaku semua kemampuan mengajarnya diperoleh secara otodidak. Kecintaannya terhadap dunia anak menjadi modal utama dalam menjalankan peran sebagai relawan. Ia percaya bahwa belajar akan jauh lebih menyenangkan ketika guru mampu menjadi teman bagi anak-anak. Karena itu, ia selalu membangun hubungan yang hangat, memberikan apresiasi melalui reward sederhana, dan menciptakan suasana belajar yang membuat anak merasa nyaman.

Namun, bagi Kak Fifi, keberhasilan tidak selalu diukur dari deretan piala dan piagam. Ia juga memberi perhatian besar pada perkembangan nonakademik anak. Baginya, setiap kemajuan sekecil apa pun patut diapresiasi. Selama anak terus bertumbuh menjadi lebih baik dan mampu mencapai target belajarnya, termasuk memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri.
Hampir tujuh tahun mengabdi, Kak Fifi membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya lahir dari bangku kuliah, tetapi juga dari ketulusan hati untuk terus belajar, berbagi, dan mendampingi anak-anak agar memiliki masa depan yang lebih baik. Dedikasinya menjadi salah satu wajah nyata semangat kerelawanan yang terus hidup di Rumah Kreatif Wadas Kelir.


