Kali ini aku akan menempuh perjalanan panjang. Perjalanan ke kota Bogor dengan menggunakan moda kereta api. Setidaknya membutuhkan waktu empat jam untuk sampai di Jakarta. Sedangkan dari Jakarta ke Bogor dengan mengendarai mobil membutuhkan waktu satu sampai dua jam.
Apa yang harus saya lakukan selama dalam perjalanan? Dengan berdasarkan pada perjalanan panjang yang telah banyak kulalui, maka jawabannya adalah baca buku, tidur, dan bersosial media melalui gawai.
Polanya sederhana: baca buku sampai jenuh dan mengantuk. Jika sudah jenuh, maka bersosial media sebentar. Tapi, jika saat baca buku mendadak mengantuk, maka segera tidur.
Bangun tidur, pikiran segar kembali, maka saya membaca novel kembali. Jika masih mengantuk tidur kembali. Jika jenuh bersosial media kembali.
Ini selalu terjadi berulang-ulang. Aktivitas selama perjalanan pun hanya begitu: baca buku, tidur, dan bermain sosial media. Sepintas rasanya menjenuhkan. Tapi, sungguh saya menikmati situasi ini. Saya bisa tidur berkali-kali sampai puas. Saya membaca buku sampai ratusan halaman. Saya juga tetap bisa bersosial media. Situasi ini sangat membahagiakan buatku. Ini yang membuat saya rindu dengan perjalanan.
Situasi ini tidak akan saya dapatkan di rumah yang penuh dengan kemalasan. Atau, di kantor yang penuh dengan pekerjaan rutin yang sering menjenuhkan.
Perjalanan kali ini saya membawa buku, tepatnya novel terjemahan No Longer Human karya Osamu Dazai. Novel ini setebal 150 halaman, bagiku ini kategori novel tipis. Dalam perjalanan ini novel ini habis saya baca.
Jika tidak dalam perjalanan, novel ini biasa saya selesaikan dalam tiga hari. Tapi, dalam perjalanan novel ini selesai saya baca sehari dalam perjalanan.
Membaca dalam perjalanan yang nyaman dengan dijeda tidur dan bersosial media itu membahagiakan. Membuat setiap perjalanan, yang bisa jadi, di mata orang lain menjenuhkan, ternyata bisa begitu indah dan membahagiakan.
Semoga menginspirasi.
Heru Kurniawan
Relawan Rumah Kreatif Wadas Kelir



