Sekolah Literasi RKWK Kenalkan Konsep Meritokrasi dan Pentingnya Menjaga Kualitas Diri Relawan

Purwokerto – Pada pertemuan Sekolah Literasi Relawan edisi 22/07/26, pendiri RKWK, Heru Kurniawan, menjelaskan konsep meritokrasi serta pentingnya membangun kualitas diri dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Heru Kurniawan menegaskan bahwa setiap orang yang menjadi bagian dari RKWK memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan sekaligus mempertahankan kualitas dirinya. Menurutnya, kualitas seseorang tidak dibentuk secara instan, melainkan melalui proses belajar yang konsisten dan kesediaan untuk terus bertumbuh.

Ia juga mengingatkan para relawan agar tidak merasa risau ketika melihat teman-teman seusia mereka menikmati waktu luang atau bersenang-senang, sementara mereka justru disibukkan dengan berbagai proyek, kegiatan literasi, dan pengabdian di RKWK. Baginya, setiap proses yang dijalani hari ini merupakan investasi berharga yang akan membentuk kapasitas diri di masa depan.

“Ketika setiap relawan memiliki kualitas yang baik sesuai bidangnya masing-masing, maka RKWK dapat menjadi kiblat penting dalam berbagai aspek untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Heru.

Selain pembahasan mengenai meritokrasi, Sekolah Literasi juga diisi dengan agenda rutin berupa ulasan buku. Pada kesempatan tersebut, Heru Kurniawan mereview novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye. Melalui sesi ini, para relawan diajak tidak hanya membaca, tetapi juga melatih kemampuan memahami isi buku, menyampaikan gagasan, serta mengambil nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program review buku menjadi salah satu tradisi yang terus dijaga dalam Sekolah Literasi RKWK. Secara bergilir, para relawan akan mempresentasikan buku-buku yang telah mereka baca di hadapan peserta lainnya. Kebiasaan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya membaca, memperluas wawasan, sekaligus menjaga kualitas jiwa dan pikiran para relawan agar terus berkembang seiring dengan semangat belajar sepanjang hayat.

Melalui Sekolah Literasi, RKWK terus berupaya menciptakan ekosistem belajar yang tidak hanya mengasah kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk karakter relawan yang tangguh, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian

Scroll to Top