
SEKOLAH LITERASI: PENDIDIKAN TANGGUNG JAWAB MELALUI RUANG PRIVAT
Hal sederhana seperti merapikan lemari ternyata dapat menjadi pintu masuk
Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) didirikan pada tahun 2014, melalui SK Yayasan dari Kemenkumham sebagai Yayasan Sosial Kemanusiaan Non-profit dan ditempatkan di rumah Heru. Sejak didirikan, banyak relawan yang ikut berkontribusi dalam memberikan pembelajaran, terutama pemuda dan mahasiswa.
Kemudian pada tahun 2015, visi misi, kurikulum pembelajaran, dan rencana kegiatan mulai dirumuskan. Hal itu dilakukan karena banyak relawan yang menginap di rumah Heru, sehingga terjadi komunikasi dan rembukan yang lebih intens serta pemberian pelajaran kepada anak-anak lebih terkontrol dan maksimal.
Pada tahun 2016, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, RKWK mendapatkan program Kampung Literasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lalu pada tahun 2017, RKWK mendapatkan surat ijin operasional tentang Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Sehingga kegiatan pun ditambah, seperti PAUD, Bimbingan Belajar, Paket B dan Paket C.
Founder
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir berdiri sejak 2016 yang diinisiasi oleh Heru Kurniawan, founder Rumah Kreatif Wadas Kelir, beserta tiga mahasiswanya. Sebagai salah satu lini ekonomi kreatif yang digerakan untuk menebar virus literasi, memfasilitasi masyarakat untuk mendokumentasikan karya, dan menunjang dana operasional kegiatan literasi dan pendidikan masyarakat yang dilakukan secara gratis oleh komunitas Rumah Kreatif Wadas Kelir. Dimulai dengan menerbitkan segala genre buku, secera bertahap karakter Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir menemukan fokusnya pada penerbitan buku-buku pendidikan dan sastra. Dari hanya menerbitkan lima puluhan buku di tahun pertamanya, kini Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir telah menerbitkan ratusan judul buku pertahunnya.
Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir berdiri sejak 2016 yang diinisiasi oleh Heru Kurniawan, founder Rumah Kreatif Wadas Kelir, beserta tiga mahasiswanya. Sebagai salah satu lini ekonomi kreatif yang digerakan untuk menebar virus literasi, memfasilitasi masyarakat untuk mendokumentasikan karya, dan menunjang dana operasional kegiatan literasi dan pendidikan masyarakat yang dilakukan secara gratis oleh komunitas Rumah Kreatif Wadas Kelir. Dimulai dengan menerbitkan segala genre buku, secera bertahap karakter Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir menemukan fokusnya pada penerbitan buku-buku pendidikan dan sastra. Dari hanya menerbitkan lima puluhan buku di tahun pertamanya, kini Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir telah menerbitkan ratusan judul buku pertahunnya.
Jika anda berminat untuk bergabung bersama kami, silahkan hubungi kami

Hal sederhana seperti merapikan lemari ternyata dapat menjadi pintu masuk

Pengetahuan yang diperoleh seseorang tidak selalu dapat bertahan dalam ingatan

Keinginan untuk berkembang terkadang tidak selalu muncul dari dalam diri.

Hal sederhana seperti merapikan lemari ternyata dapat menjadi pintu masuk untuk membicarakan persoalan pendidikan yang lebih luas. Dalam Sekolah Literasi, Pak Guru Heru