
LAPORAN KINERJA TAMAN BACAAN MASYARAKAT RUMAH KRETIF WADAS KELIR
Salah satu kinerja yang konsisten dilakukan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Kreatif Wadas Kelir setiap bulannya adalah pelaporan kinerja terkait dengan jumlah pemustaka yang
Rumah Kreatif Wadas Kelir sering disebut RKWK didirikan pada 7 Agustus 2013. Setidaknya sudah sepuluh tahun lebih aktif melakukan berbagai kegiatan pelayanan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada pengembangan pendidikan, literasi, sastra, sosial, budaya, ekonomi, dan keagamaan yang berorientasi pada peningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan-kegiatannya telah memberikan dampak postif bagi anak-anak, remaja, dan orang tua masyarakat sekitar.
Telah mendapatkan berbagai penghargaan antara lain: Kampung Literasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2016; Komunitas Inspiratif dari Bupati Batang dan Original Indonesia 2017; Tali Integritas dari Pusat Edukasi Antikorupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi 2017; Gramedia Reading Community dari Penerbit Gramedia dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Komunitas Peduli Pendidikan Anak dan Masyarakat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2018; Praktik Baik Pendidikan Masyarakat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2019; Satu Indonesia Bidang Pendidikan Regional Jawa dari Astra 2022.

Salah satu kinerja yang konsisten dilakukan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Kreatif Wadas Kelir setiap bulannya adalah pelaporan kinerja terkait dengan jumlah pemustaka yang

Kali ini ada yang istimewa. Tepat Pukul 20.00 WIB pada Kamis, 5 Februari 2026, seluruh relawan Rumah Kreatif Wadas Kelir bersiap untuk mengikuti acara penting.

Sebuah pesan chat masuk di grup Whatsapp Rumah Kreatif Wadas Kelir. Pesan dari salah satu relawan yang menyampaikan keinginan untuk mendapatkan materi soal penulisan buku-buku

Salah satu kegiatan penting yang diselenggarakan Rumah Kreatif Wadas Kelir adalah Bimbingan Belajar (Bimbel). Ada dua jenis kegiatan Bimbel yang diselenggarakan: Bimbel Mandiri dan Bimbel

Tamu istimewa kali ini datang pada Kamis-Jumat, 29-30 Januari 2026. Tamu dari Kabupaten dan Kota Pekalongan, teman-teman dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita,

Memulai kegiatan pembelajaran semester warga belajar, tutor Paket B dan C Rumah Kreatif Wadas Kelir menyelenggarakan rapat koordinasi pada Minggu, 4 Januari 2026. Rapat koordinasi

Ilham Nur Ramli, S.Pd. lahir di Jatilawang, 10 Januari 1998, dari orangtua yang hidup sederhana. Bapak bekerja sebagai buruh sedangkan ibu adalah petani. Masa kanak-kanaknya

Sholikhatun Nurul Fauziah, M.Pd. lahir di Cilacap 21 April 1995 tepatnya di Desa Sikanco Kecamatan Nusawungu Cilacap Jawa Tengah. Bapak berprofesi sebagai guru Agama sekolah

PROFIL Muhamad Iqbal lahir di Brebes, 19 September 1993. Masa kecil dan remajanya ditempa dalam lingkungan pendidikan berbasis pesantren di Desa Benda, Sirampog, Brebes. Pendidikan

Khothibul Iman lahir di Purbalingga, 30 Juli 1992. Ia terlahir dari keluarga sederhana, dengan ayah seorang Guru Agama di Sekolah Dasar dan ibu seorang ibu

Musyafa Ali, M.Pd. lahir di Cilacap, 17 Februari 1995. Saat ini berprofesi sebagai Dosen di Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama

Fariz Nurul Hidayat, lahir di Purbalingga 30 November 2004. Lahir dari ayah seorang buruh dan ibu seorang ibu rumah tangga. Masa kanak-kanaknya dihabiskan di salah

LINGKARAN KECIL Memang masih merah Ya, sudahlah Memang ecek-ecek Benang benak pendek Memang sangat lambat Pelan sayat dibebat Ya, memang maya Yang nyata tak jelas

Duka Malam nasib yang kau serahkan pada malam dan kelam adalah ketakutan yang kau sembunyikan pada senyap kota ketika kau bayangkan si bungsu hanya memamah

MAHKOTA SURGA BUAT IBU Hai, ini Salim. Salim suka makan Es Krim.Kata Ayah, Salim itu artinya penyelamat.Nama yang hebat, bukan?Ayah ingin Salim jadi anak baik.Selalu
Founder
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Relawan
Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir berdiri sejak 2016 yang diinisiasi oleh Heru Kurniawan, founder Rumah Kreatif Wadas Kelir, beserta relawan-relawan Rumah kreatif Wadas Kelir. Penerbitan ini menjadi salah satu lini ekonomi kreatif yang digerakan untuk menebar virus literasi, memfasilitasi masyarakat untuk mendokumentasikan karya, dan menunjang dana operasional kegiatan literasi yang dilakukan Rumah Kreatif Wadas Kelir. Dimulai dengan menerbitkan segala genre buku yang mengedukasi masyarakat. Salah satu materi yang buku yang saat ini dikembangkan adalah buku-buku bacaan anak dalam berbagai genre. Buku-buku yang berkualitas dari aspek isi dan terjangkau harganya.
Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir berdiri sejak 2016 yang diinisiasi oleh Heru Kurniawan, founder Rumah Kreatif Wadas Kelir, beserta tiga mahasiswanya. Sebagai salah satu lini ekonomi kreatif yang digerakan untuk menebar virus literasi, memfasilitasi masyarakat untuk mendokumentasikan karya, dan menunjang dana operasional kegiatan literasi dan pendidikan masyarakat yang dilakukan secara gratis oleh komunitas Rumah Kreatif Wadas Kelir. Dimulai dengan menerbitkan segala genre buku, secera bertahap karakter Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir menemukan fokusnya pada penerbitan buku-buku pendidikan dan sastra. Dari hanya menerbitkan lima puluhan buku di tahun pertamanya, kini Penerbit Rumah Kreatif Wadas Kelir telah menerbitkan ratusan judul buku pertahunnya.
Jika anda berminat untuk bergabung bersama kami, silahkan hubungi kami

Ini masih soal sakitku yang sudah saya ceritakan sebelumnya. Kali

Saya akan melanjutkan cerita soal influenza yang saya derita. Cerita

Kali ini, saya akan melanjutkan cerita sebelumnya. Cerita soal sakit

Salah satu kinerja yang konsisten dilakukan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Kreatif Wadas Kelir setiap bulannya adalah pelaporan kinerja terkait dengan jumlah