
Titik Suciati
Titik Suciati lahir di Banyumas, 2 November 1994. Menempuh pendidikan S-1 dan S-2 di IAIN Purwokerto dengan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Belajar

Titik Suciati lahir di Banyumas, 2 November 1994. Menempuh pendidikan S-1 dan S-2 di IAIN Purwokerto dengan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Belajar

Lahir di Bekasi, 22 Juni 1995. Ayahnya kuli bangunan dan ibunya pedagang sayur. Masa kecilnya ia sangat senang untuk menjelajah, bermain bersama teman-teman, dan menemani

Suatu hari istri saya bercerita soal dialog ringkasnya dengan Keila (8 tahun), anak kami yang baru kelas dua Madrasah Ibtidaiyah. Saat istri di dapur tiba-tiba

Lahir di Banyumas, 02 Mei 1996. Ayahnya adalah seorang buruh dan ibunya seorang Ibu Rumah Tangga. Masa anak-anaknya banyak terlalui di desa dan sebagiannya lagi

Jumlah Relawan Rumah Kreatif Wadas Kelir saat ini ada sekitar tiga puluh orang. Tentu saja ada laki-laki dan ada perempuan. Setiap harinya mereka berinteraksi dan

Usai sarapan bersama, istri saya bercerita begini: dalam bukunya James Clear yang bertajuk Atomic Habit tertuliskan sebuah cerita. Kurang lebihnya begini. Ada seorang yang setiap

Alfian Fendi Priyaji lahir di Purbalingga, 25 April 1993. Saat ini tinggal di Desa Bajong, RT 02 RW 04, Bukateja, Purbalingga. Menyelesaikan pendidikan Sarjana di

Setahun lalu saya tidak tahu. Anak-anak begitu suka minum es. Di kulkas, anak-anak punya botol tersendiri yang berisi air dingin. Setiap hari mereka meneguknya. Saat

Ika Nurhanifah lahir di Purbalingga, 1 Agustus 1997. Saat ini tinggal di Desa Tlahab Kidul, RT 02 RW 07, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Menyelesaikan pendidikan

Salah satu acara yang menjadi agenda rutin tahunan adalah kegiatan konferensi internasional. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Alumni Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas

Lahir di Brebes pada 03 Oktober 1997. Menumpuh pendidikan S-1 di IAIN Purwokerto dengan program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD). Pada tahun 2016 menekuni

Minggu pagi, anak-anak saya dan anak tetangga berkumpul pagi. Mereka sedang asyik bermain gawai. Saya mendatangi mereka dan berseru, “Tolong hentikan dahulu main gawainya. Ada