RUMAH KREATIF WADAS KELIR

Hasil Pencarian

Tag: Relawan Pustaka

Puisi
Fariz Hidayat

Sajak-sajak Alfiana Nur Aeni

KAU YANG BIRU Kau biru yang merinduSendumu merayuTenangmu hangat merengkuh kalbu Birumu atmaPanas menggeloraLebih membakar dari api merahnyaTapi juga dinginMemeluk palung dan samudra Birumu lapangMembentang

Baca Selengkapnya »
Inspirasi
Fariz Hidayat

DASAR PELIT

Saya baru saja usai mengisi acara dengan bayaran lumayan besar. Seperti biasanya, saya langsung transfer uang ke berbagai pos kebutuhan keluarga. Mulai dari sekolah anak-anak,

Baca Selengkapnya »
Puisi
adminrkwk

Sajak-sajak Aisah Nur Oktavia

RENJANA Waktu masih terus berdetakAtma rinduku semakin tercekatIa bermuara di palung sukma yang tampak cacatLalu tenggelam dalam jarak yang semakin berkarat Aku menyisir ingatanKenangan itu

Baca Selengkapnya »
Puisi
Rafli Adi Nugroho

Sajak-sajak Rafli Adi Nugroho

KESAYANGAN Subuh tadi bintang masih menariSuara kakek berkumandang sampai ke sudut-sudut mimpiSelepas meneguk kerja rodiMata yang dikebiri akhirnya tak sanggup berdiriKelopaknya jatuh menangkap seporsi hibernasiTiba-tiba

Baca Selengkapnya »
Cerpen
Heru Kurniawan

Cerpen Heru Kurniawan

DERU GEMURUH KERETA API Ada yang kunanti dari setiap kedatangan kereta api. Apa? Harapan! Ya, harapan atas tiga kekasihku yang semuanya pergi jauh setelah melakukan

Baca Selengkapnya »
Resensi Nur Hafidz
Resensi
Nur Hafidz

Resensi Nur Hafidz

MEMAKNAI HUBUNGAN SOSIAL LUTUNG Resensi kali ini akan membahas buku berjudul Di mana Rumah Lutung yang ditulis oleh Gagas Setyabrata. Buku ini terbit pertama pada

Baca Selengkapnya »
SENYUM SENANG AYAM
Dongeng
Heru Kurniawan

Dongeng Heru Kurniawan

SENYUM SENANG AYAM Pagi hari, matahari belum terbit.Kukuruyuk…!Suara Ayam bergema keras. Sapi bangun dan murung.“Ah, suaramu mengganggu tidurku!” Kambing bangun karena kaget.“Suaramu bangunkan tidurku!” Kerbau

Baca Selengkapnya »
Sajak-sajak Bayu Pamungkas
Puisi
Bayu Pamungkas

Sajak-sajak Bayu Pamungkas

MOKSA dalam keramaian tak terdengar lagi suara gaduhmuhanya raut tanpa senyumawan tanpa rupa matahari lalu di penghujung terjaganya matasunyi tiba-tiba runtuh lalu dalam terjaganya mataada

Baca Selengkapnya »
Scroll to Top