
PENGUMUMAN PESERTA BENGKEL PENULISAN CERITA RAKYAT BANYUMAS
Calon peserta yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan Bengkel Penulisan Cerita Rakyat Banyumas ada 52 peserta yang berasal dari berbagai komunitas sastra dan seni di Banyumas.

Calon peserta yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan Bengkel Penulisan Cerita Rakyat Banyumas ada 52 peserta yang berasal dari berbagai komunitas sastra dan seni di Banyumas.

Pada tahun ini, Komunitas Sastra Rumah Kreatif Wadas Kelir mendapatkan Bantuan Pemerintah dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bantuan

KAU YANG BIRU Kau biru yang merinduSendumu merayuTenangmu hangat merengkuh kalbu Birumu atmaPanas menggeloraLebih membakar dari api merahnyaTapi juga dinginMemeluk palung dan samudra Birumu lapangMembentang

Saya baru saja usai mengisi acara dengan bayaran lumayan besar. Seperti biasanya, saya langsung transfer uang ke berbagai pos kebutuhan keluarga. Mulai dari sekolah anak-anak,

Sebelum memproduksi cerita rakyat Banyumas melalui digital, formulasi rancangan cerita rakyat Banyumas yang sudah dibuat dan dihimpun kemudian dipaparkan untuk dibedah melalui kegiatan Evaluasi dan

RENJANA Waktu masih terus berdetakAtma rinduku semakin tercekatIa bermuara di palung sukma yang tampak cacatLalu tenggelam dalam jarak yang semakin berkarat Aku menyisir ingatanKenangan itu

Sabtu (13/07/2024) menjadi salah satu hari libur yang ditunggu banyak remaja yang hobi rebahan. Kalau sudah rebahan, rasanya nyaman dalam buaian kasih sayang kasur dan

LUKA YANG ABADI Atma yang di dekap oleh dukaDuka yang membawa ke ujung laraLara yang menjadikan lukaLuka yang menjadi air mata Malam yang sunyi dengan

Dua puluh pot bunga anggrek bertengger menghiasi setiap sudut aula di Rumah Kreatif Wadas Kelir. Keindahannya menambah nilai estetika tersendiri dan semakin menguatkan tampilan kenyamanan

Realisasi kegiatan sastra di Rumah Kreatif Wadas Kelir atas Bantuan Pemerintah Komunitas Sastra dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan dimulai pada bulan Juli sampai

KESAYANGAN Subuh tadi bintang masih menariSuara kakek berkumandang sampai ke sudut-sudut mimpiSelepas meneguk kerja rodiMata yang dikebiri akhirnya tak sanggup berdiriKelopaknya jatuh menangkap seporsi hibernasiTiba-tiba

DERU GEMURUH KERETA API Ada yang kunanti dari setiap kedatangan kereta api. Apa? Harapan! Ya, harapan atas tiga kekasihku yang semuanya pergi jauh setelah melakukan